r0KeU5oSmyKqwKizJNrjhU8bDpDd2EMCTD9hyh6V
Bookmark
Pengunjung Online LIVE
— orang sedang online
Menghubungkan...

Marcelo Thomazette Flores Tewas di SPBU Brasil, Kronologi dan Kasusnya


Criminal - Kasus pembunuhan Marcelo Thomazette Flores, pria berusia 29 tahun yang tewas setelah diserang menggunakan senjata tajam di sebuah stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di Santa Maria, Brasil, memasuki babak hukum baru setelah pengadilan memutuskan seorang terdakwa harus menghadapi persidangan oleh dewan juri.

Dalam laporan yang diterbitkan Diário de Santa Maria pada 12 September 2019, Pengadilan Kriminal Pertama Santa Maria mempertahankan proses menuju sidang juri terhadap Vilmar da Silva Flores, yang saat pemberitaan berusia 31 tahun.

Sementara itu, dua saudara Vilmar, yakni Ismael da Silva Flores, 34 tahun, dan Gilmar da Silva Flores, 27 tahun, tidak diteruskan ke tahap persidangan juri dalam putusan tersebut karena pengadilan menilai bukti keterlibatan langsung mereka belum mencukupi.

Putusan itu masih dapat diajukan banding oleh pihak terkait.

Kronologi Pembunuhan di SPBU Santa Maria
Pembunuhan Marcelo terjadi pada malam 7 September 2017, sekitar pukul 21.30 waktu setempat, di sebuah SPBU yang berada di kawasan Nossa Senhora das Dores, Kota Santa Maria, Rio Grande do Sul, Brasil.

Berdasarkan laporan polisi yang dikutip media setempat, Marcelo berlari masuk ke toko minimarket SPBU ketika dikejar tiga pria yang membawa senjata tajam jenis parang.

Korban kemudian diserang dan mengalami lima luka akibat senjata tajam.

Petugas layanan medis darurat Brasil, Serviço de Atendimento Móvel de Urgência (Samu), sempat memberikan pertolongan dan membawa Marcelo ke Hospital Universitário de Santa Maria (HUSM).

Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Identitas Korban dan Dugaan Motif
Korban diketahui bernama Marcelo Thomazette Flores, berusia 29 tahun ketika peristiwa terjadi.

Menurut keterangan yang tercantum dalam laporan kepolisian saat itu, para terduga pelaku menyampaikan bahwa serangan berkaitan dengan dugaan tindakan Marcelo terhadap ayah mereka beberapa hari sebelumnya.

Keterangan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan, bukan alasan yang membenarkan pembunuhan.

Satu Terdakwa Diputuskan Menghadapi Sidang Juri
Dalam perkembangan hukum yang diberitakan pada September 2019, Vilmar da Silva Flores diputuskan untuk menjalani proses persidangan oleh dewan juri setelah tahapan upaya hukum selesai.
(Foto : Para Pelaku)
Pengacara ketiga pria tersebut, Tiago Souza, menyatakan pihaknya berencana mengajukan banding atas keputusan terhadap Vilmar. Menurut posisi pembelaan yang disampaikan saat itu, tindakan terdakwa berkaitan dengan pembelaan diri.

Di sisi lain, jaksa Giani Pohlmann Saad dari Ministério Público mengajukan upaya hukum agar dua saudara Vilmar juga dibawa ke persidangan juri. Jaksa menyatakan terdapat bukti yang menurut pihak penuntut mendukung dugaan keterlibatan mereka.

Dengan demikian, laporan 12 September 2019 tersebut membahas keputusan mengenai kelanjutan proses persidangan, bukan putusan akhir yang menyatakan seseorang telah bersalah.

Lokasi dan Waktu Kejadian
Peristiwa berlangsung di sebuah SPBU di kawasan Nossa Senhora das Dores, Santa Maria, negara bagian Rio Grande do Sul, Brasil, pada 7 September 2017 sekitar pukul 21.30 waktu setempat.

Marcelo sempat dilarikan ke Hospital Universitário de Santa Maria sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Peringatan ! Jangan ditiru tindakan/perilaku yang tidak di benarkan tersebut.

PERINGATAN! (konten grafis 18+)
Berikut Rekaman Videonya :
2 komentar

2 komentar

Dilarang! Berkomentar Rasis
  • Anonim
    Anonim
    18 Oktober 2026 pukul 02.18
    Kagak bisa di lihat videonya
    Reply
  • Anonim
    Anonim
    18 Oktober 2026 pukul 01.40
    kaga bisa di play videonya
    Reply