r0KeU5oSmyKqwKizJNrjhU8bDpDd2EMCTD9hyh6V
Bookmark

Brutal! menghabisi keluarganya sendiri - polandia


Criminal - Sebuah rekaman yang mengerikan Apa yang terekam kamera di ruangan itu sangat mengerikan. Remaja berusia 17 tahun itu diduga pertama-tama menyiapkan peralatan dan kemudian melancarkan serangan.Rekaman tersebut menunjukkan seorang wanita lanjut usia yang tak berdaya sedang tidur di tempat tidur.

Wanita lanjut usia itu sedang tidur dan tidak memiliki kesempatan untuk membela diri. Tiba-tiba, penyerang muncul di dalam bingkai, mengayunkan kampak. Pukulan-pukulan itu mengenai sasaran dengan kekuatan yang luar biasa. Semuanya terjadi dalam keheningan, hanya diselingi oleh suara benturan.

Klip video lainnya menunjukkan tahapan selanjutnya dari kejahatan tersebut. Korban juga merupakan ayah tiri remaja berusia 17 tahun itu. Keduanya sedang tidur pada saat serangan terjadi. Remaja itu melayangkan pukulan yang bertujuan untuk membunuh. Skala kebrutalan tersebut sangat mengejutkan, dan metode penyerangan menunjukkan bahwa para korban tidak mampu bereaksi. Salah satu rekaman juga berisi pernyataan, "Maafkan aku, Bu."

Video-video tersebut tidak hanya menunjukkan momen pembunuhan, tetapi juga bagaimana remaja berusia 17 tahun itu menjilat darah dari senjata pembunuh potensial dengan menjilat salah satu senjata tersebut.

" Petugas dari Biro Pusat Pemberantasan Kejahatan Siber memperoleh informasi berdasarkan materi yang dipublikasikan di media sosial bahwa kejahatan mungkin telah terjadi di Polandia. Dengan menggunakan kemampuan teknis, petugas berhasil melacak lokasi kejadian, " kata Piotr Chwastowski dari kepolisian Opole kepada Radio Eska.

Polisi telah menangkap seorang remaja berusia 17 tahun dari Kadłub karena dicurigai melakukan kejahatan keji. Pemuda itu diduga membunuh nenek buyut dan ayah tirinya dengan brutal.

Kepolisian Opole telah memberikan informasi terbaru mengenai penangkapan seorang remaja berusia 17 tahun yang diduga melakukan pembunuhan ganda di Kadłub. Menurut polisi, remaja tersebut ditangkap di Kabupaten Krapkowice, tempat ia bersembunyi di semak-semak. Saat ditangkap, ia tenang, tidak melakukan perlawanan, dan tidak bersenjata. Saat ini ia ditahan di Kantor Polisi Strzelce, dan pemeriksaan sebagai tersangka dijadwalkan besok. Investigasi sedang berlangsung untuk menentukan kronologi dan keadaan pasti kejahatan tersebut. Petugas dari Markas Besar Kepolisian Provinsi di Opole, Kepolisian Opolskie Strzelce, dan petugas dari Unit Pencegahan Kepolisian Independen di Opole, menggunakan anjing pelacak, berpartisipasi dalam pencarian. Teknisi kepolisian dan ahli laboratorium forensik juga bekerja di tempat kejadian perkara.

Setelah pencarian intensif, polisi mengumumkan berakhirnya perburuan terhadap seorang warga Kadłub berusia 17 tahun. Pemuda tersebut, yang diduga melakukan pembunuhan ganda, telah ditangkap. Menurut pihak berwenang, ia tidak memberikan perlawanan saat penangkapan dan tidak membawa senjata berbahaya. Ini adalah puncak dari operasi yang telah membangkitkan kembali kekuatan polisi di seluruh wilayah setelah penemuan tragis di sebuah rumah dekat Strzelce Opolskie.
Penemuan mengerikan di sebuah rumah keluarga tunggal
Sebagai pengingat, perburuan dimulai setelah penemuan mengerikan di rumah seorang remaja berusia 17 tahun. Jasad dua orang ditemukan di sana: nenek buyutnya yang berusia 87 tahun dan ayah tirinya. Kebrutalan kejahatan ini sangat mengejutkan. Kantor kejaksaan telah mengungkapkan detail mengejutkan tentang luka-luka para korban.

Pemeriksaan yang sedang berlangsung mengungkapkan bahwa tubuh para korban memiliki banyak luka sayatan dan bacok. Ada kemungkinan bahwa senjata pembunuh dalam kasus ini adalah kapak atau alat serupa lainnya.

- Jaksa Stanisław Bar, juru bicara Kantor Kejaksaan Distrik di Opole, mengatakan kepada Radio ESKA.

Seorang pemimpin media sosial
Yang mengejutkan, bukan laporan saksi mata, melainkan aktivitas daring yang mengarahkan pihak berwenang pada kejahatan tersebut. Petugas dari Biro Pusat Pemberantasan Kejahatan Siber menemukan informasi yang disturbing di internet.

Petugas dari Biro Pusat Pemberantasan Kejahatan Siber memperoleh informasi berdasarkan materi yang dipublikasikan di media sosial bahwa kejahatan mungkin telah terjadi di Polandia. Dengan menggunakan kemampuan teknis, petugas berhasil melacak lokasi kejadian.
Piotr Chwastowski dari polisi Opole mengatakan kepada Radio Eska

Peringatan ! Jangan ditiru tindakan/perilaku yang tidak di benarkan tersebut.

PERINGATAN! (konten grafis 18+)
Berikut Rekaman Videonya :

Watch Here

3

3 komentar

Dilarang! Berkomentar Rasis
  • Anonim
    Anonim
    28 Februari 2026 pukul 10.28
    linknya g ad min
    Reply
  • Anonim
    Anonim
    28 Februari 2026 pukul 06.56
    Link nya mana?
    • Anonim
      assalisuy
      28 Februari 2026 pukul 07.04
      boleh di cek lagi der
    Reply