Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 11.30 WIB. Polisi kemudian menerima laporan mengenai penemuan korban sekitar pukul 13.00 WIB.
Saat ditemukan, FS masih mengenakan seragam sekolah. Polisi kemudian melakukan identifikasi dan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan identitas korban.
Ditemukan setelah warga melapor
Menurut keterangan yang disampaikan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi, penemuan korban bermula ketika seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) mendapat informasi dari seorang pemulung yang sedang mencari barang bekas di sekitar pinggir kali.
Petugas PPSU tersebut kemudian mendatangi lokasi. Saat itu, sejumlah warga telah berkumpul di sekitar lokasi dan ditemukan seorang pelajar dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada petugas lainnya sebelum polisi dari Polsek Pulogadung datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Polisi tidak menemukan tanda kekerasan
Dari pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), polisi dilaporkan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Tim Reskrim Polsek Pulogadung bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur melakukan pemeriksaan terhadap lokasi dan sejumlah barang milik korban yang ditemukan di sekitar TKP.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadian serta penyebab kematian pelajar tersebut.
Korban diketahui siswa SMPN 92
Setelah dilakukan pemeriksaan dan koordinasi dengan pihak sekolah, korban dipastikan merupakan siswa kelas 9 SMPN 92 Jakarta.
Pihak sekolah juga menyampaikan kepada polisi bahwa korban tidak mengikuti ujian pada hari kejadian. Namun, informasi tersebut belum dapat dijadikan sebagai kesimpulan mengenai penyebab kematian. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa.
Polisi menyelidiki dugaan bunuh diri
Sejumlah laporan media menyebut polisi menduga korban meninggal akibat bunuh diri, tetapi keterangan kepolisian yang dikutip ANTARA menegaskan bahwa pemeriksaan dan penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab kematian.
Karena proses penyelidikan belum selesai, dugaan tersebut sebaiknya tidak diperlakukan sebagai kesimpulan final.
![]() |
| (foto:sebuah surat yang di tulis korban) |
Lokasi berada di Kelurahan Jati, Pulogadung
Peristiwa ini terjadi di Jalan Poncol Atas, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.
Sejumlah pemberitaan menyebut kawasan tersebut sebagai wilayah sekitar Rawamangun, tetapi secara administratif lokasi yang disebut kepolisian berada di Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung.
Polisi masih mendalami kasus
Hingga laporan ini ditulis, polisi masih memeriksa sejumlah informasi dan saksi untuk mengetahui secara lengkap apa yang terjadi sebelum FS ditemukan meninggal dunia.
AKP I Made Budi menyatakan pemeriksaan dan penyelidikan masih dilakukan. Dengan demikian, informasi mengenai motif maupun faktor yang melatarbelakangi kematian korban belum dapat dipastikan.
Kasus ini juga mendapat perhatian karena korban masih berstatus pelajar SMP. Pemberitaan mengenai kasus kematian anak dan dugaan bunuh diri sebaiknya tidak menampilkan metode secara rinci atau menyebarkan isi pesan pribadi korban secara lengkap, untuk menjaga privasi keluarga dan menghindari dampak buruk bagi pembaca.
Fakta Singkat
Keterangan DetailKorban FS
Usia/status Pelajar kelas 9 SMPN 92 Jakarta
Jenis kelamin Laki-laki
Waktu kejadian diketahui Selasa, 29 September 2026 sekitar 11.30 WIB
Lokasi Jalan Poncol Atas, Kelurahan Jati, Pulogadung, Jakarta Timur
Kondisi saat ditemukan Meninggal dunia, masih mengenakan seragam sekolah
Laporan ke polisi Sekitar pukul 13.00 WIB
Pemeriksaan awal Tidak ditemukan tanda kekerasan
Dugaan penyebab Polisi mendalami dugaan bunuh diri
Status kasus Masih dalam penyelidikan
Catatan verifikasi
Informasi utama dalam artikel ini mengacu pada keterangan Polres Metro Jakarta Timur dan sejumlah media nasional. Penyebab kematian belum dinyatakan sebagai kesimpulan final oleh polisi. Karena korban masih di bawah umur, identitas lengkap tidak dicantumkan dan rincian metode kematian tidak dijabarkan.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami krisis atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri, segera hubungi orang tepercaya atau layanan kesehatan/profesional setempat.
Peringatan ! dilarang keras untuk meniru aksi ini dimanapun anda berada, bila anda merasa depresi cobalah pergilah ke pisikiater / pisikolog untuk mengobatinnya, sekali lagi informasi ini tidak ditujukan untuk melakukan hal tersebut.
Peringatan ! Jangan ditiru tindakan/perilaku yang tidak di benarkan tersebut.
PERINGATAN! (konten grafis 18+)
Berikut Rekaman Videonya :


4 komentar