Rekaman video dari lokasi kejadian menunjukkan pasangan tersebut dikelilingi oleh anggota keluarga, dengan seorang gadis kecil, yang diyakini sebagai saudara perempuan mempelai wanita, melakukan ritual beberapa saat sebelum serangan terjadi.
Tiba-tiba, seorang pria bertopeng menerobos kerumunan tamu di depan panggung, naik ke atas panggung dan melepaskan tembakan. Musik pernikahan yang memekakkan telinga awalnya menutupi suara tembakan. Baru ketika Aarti jatuh pingsan, para tamu menyadari apa yang telah terjadi. Saat ia tergeletak berdarah di perutnya, kepanikan menyebar di seluruh tempat acara, para tamu berebut tempat aman sementara yang lain berusaha sia-sia untuk menjaga pengantin wanita tetap sadar.
Kondisi kritis dan rujukan
Tiba-tiba, seorang pria bertopeng menerobos kerumunan tamu di depan panggung, naik ke atas panggung dan melepaskan tembakan. Musik pernikahan yang memekakkan telinga awalnya menutupi suara tembakan. Baru ketika Aarti jatuh pingsan, para tamu menyadari apa yang telah terjadi. Saat ia tergeletak berdarah di perutnya, kepanikan menyebar di seluruh tempat acara, para tamu berebut tempat aman sementara yang lain berusaha sia-sia untuk menjaga pengantin wanita tetap sadar.
Kondisi kritis dan rujukan
Awalnya,Aarti Kumari dilarikan ke Rumah Sakit Sadar setempat untuk perawatan darurat. Namun, karena parahnya luka tembak, dokter hanya memberikan pertolongan pertama sebelum merujuknya ke Pusat Trauma di Varanasi.
Staf medis di fasilitas tersebut menggambarkan kondisinya sebagai kondisi yang mengancam jiwa, dan dia masih menjalani perawatan intensif.
Staf medis di fasilitas tersebut menggambarkan kondisinya sebagai kondisi yang mengancam jiwa, dan dia masih menjalani perawatan intensif.
Motif terkait dengan perselisihan pribadi
Warga setempat dan para penyelidik meyakini bahwa motifnya berasal dari hubungan sebelumnya antara korban dan tersangka.
Temuan awal menunjukkan bahwa terdakwa merasa tidak senang dengan pernikahan Ms. Kumari dengan pria lain dan melakukan serangan tersebut sebagai tindakan amarah.
Kepala Kepolisian Buxar, Shubham Arya, secara pribadi mengawasi penyelidikan. Meskipun tersangka utama masih buron, polisi telah menahan orang tuanya untuk diinterogasi guna menentukan keberadaannya, menurut laporan dari lokasi kejadian.
Pihak berwenang telah meyakinkan publik bahwa penangkapan akan segera dilakukan seiring berlanjutnya penyelidikan.
Peringatan ! Jangan ditiru tindakan/perilaku yang tidak di benarkan tersebut.
PERINGATAN! (konten grafis 18+)
Berikut Rekaman Videonya :
https://qu.ax/YhJN2 (kejadian)
https://qu.ax/d1Ks9 (korban)


Posting Komentar