Latar Belakang dan Gejolak Emosional
Regina, yang berasal dari Sapahar Upazila di Naogaon, merupakan anak dari Idris Ali, tetapi telah diangkat dan tinggal dengan seorang penduduk lokal di Rajshahi. Berdasarkan keterangan polisi, Regina berhenti bersekolah setelah kelas sembilan. Baru-baru ini, ia dilaporkan mengalami masalah dengan penyalahgunaan narkoba, sebuah faktor yang menurut pihak berwenang bisa jadi memperburuk kondisi mentalnya.
Sumber utama penderitaannya diduga berasal dari hubungan asmara jarak jauh yang bermasalah. Sumber setempat dan petugas polisi mengatakan bahwa Regina terlibat dengan seorang pemuda di India melalui media sosial. Ketegangan dan "tekanan" yang terjadi baru-baru ini dalam hubungan ini diperkirakan membuatnya mengalami gangguan emosional yang parah.
Pesan Penutup dan Aktivitas Media Sosial
Beberapa jam sebelum kepergiannya, profil Facebook Regina berubah menjadi tempat curhat tentang keputusasaannya. Unggahannya menunjukkan penurunan yang cepat menuju depresi:
Empat jam sebelumnya: Dia menulis, "Hari ini adalah hari terakhirku. Semoga Tuhan mengampuniku. Aku tidak tau apakah aku akan pergi ke Surga atau Neraka. Tidak ada kebahagiaan bagiku di dunia ini. Selamat tinggal, teman-teman ku tersayang. "
Dua jam sebelumnya: Sebuah pesan singkat dan emosional dituliskan: "Selamat tinggal dunia yang indah ini. "
Saat-saat terakhir: Beberapa menit sebelum kejadian, ia membagikan foto selembar kertas dengan tulisan tangannya untuk kekasihnya, yang berisi ungkapan "Aku mencintaimu" dan "Aku merindukanmu. "
Tragedi terjadi saat ia memulai siaran langsung, di mana ia menggunakan syal untuk menggantung dirinya dari kipas langit-langit. Rekaman yang sangat menyedihkan menunjukkan anggota keluarganya menemukan dan mencoba menurunkannya, namun saat itu sudah terlambat.
Tanggapan Resmi
Habibur Rahman, Kepala Polisi (OC) Polsek Rajputana, memastikan bahwa petugas segera datang ke lokasi untuk mengambil jenazahnya. "Penyelidikan awal menunjukkan bahwa dia mengalami masalah mental karena hubungannya dengan warga negara India," ujar OC, menambahkan bahwa riwayat kecanduan narkobanya kemungkinan besar memengaruhi keputusan mendesaknya.
Jenazah telah dibawa ke kamar mayat di Rumah Sakit Perguruan Tinggi Kedokteran Rajshahi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga telah membuka penyelidikan mengenai kasus "kematian yang tidak wajar" untuk secara resmi menyelidiki situasi di balik tragedi ini.
Peringatan ! dilarang keras untuk meniru aksi ini dimanapun anda berada, bila anda merasa depresi cobalah pergilah ke pisikiater / pisikolog untuk mengobatinnya, sekali lagi informasi ini tidak ditujukan untuk melakukan hal tersebut.
Peringatan ! Jangan ditiru tindakan/perilaku yang tidak di benarkan tersebut.
PERINGATAN! (konten grafis 18+)
Berikut Rekaman Videonya :

4 komentar