Maria Eduarda Rodrigues de Freitas melakukan lompat tali pada hari Sabtu di Ponte do Esqueleto, sebuah jembatan terbengkalai di kotamadya Limeira tempat para turis berlatih olahraga ekstrem.
Wanita muda yang bercita-cita menjadi guru pendidikan jasmani ini meminta untuk diluncurkan dari jembatan seperti dari pesawat terbang, dengan dua instruktur mengangkatnya di atas bahu mereka saat ia merentangkan tangannya.
Pada hari Senin, penyidik kepolisian Andrea Levy mengatakan kepada wartawan bahwa ketiga instruktur lompat yang terlibat dalam insiden tersebut mengakui bahwa De Freitas tidak terhubung dengan tali pengaman ketika dia melompat pada hari Sabtu di daerah pedesaan negara bagian Sao Paulo.
Levy mengatakan ketiga instruktur tersebut telah ditangkap dan dapat menghadapi tuduhan pembunuhan.
“Mereka tidak ingat apakah mereka lupa memasang (tali), atau siapa yang seharusnya melakukannya, atau siapa yang lalai memeriksa. Tetapi faktanya tali-tali itu tidak terpasang padanya,” kata Levy.
Rekaman yang dibagikan secara online menunjukkan dua pria berhelm putih melemparkan Freites ke jurang sedalam 40 meter (130 kaki) tanpa mengikatnya ke peralatan pengaman apa pun, sementara seorang penonton berteriak kepada instruktur untuk mengikatnya ke tali. Para instruktur mengenakan tali pengaman yang tampaknya terhubung ke tali pengaman.
Lompat tali adalah olahraga ekstrem yang berbeda dari lompat bungee dalam jenis tali yang digunakan dan gerakan jatuh yang dihasilkan. Lompat bungee menggunakan tali karet elastis yang menciptakan efek pantulan vertikal, sedangkan lompat tali menggunakan tali panjat dengan daya regangan rendah yang mengubah jatuh menjadi ayunan pendulum horizontal.
Levy mengatakan ketiga instruktur tersebut telah ditangkap dan dapat menghadapi tuduhan pembunuhan.
“Mereka tidak ingat apakah mereka lupa memasang (tali), atau siapa yang seharusnya melakukannya, atau siapa yang lalai memeriksa. Tetapi faktanya tali-tali itu tidak terpasang padanya,” kata Levy.
Rekaman yang dibagikan secara online menunjukkan dua pria berhelm putih melemparkan Freites ke jurang sedalam 40 meter (130 kaki) tanpa mengikatnya ke peralatan pengaman apa pun, sementara seorang penonton berteriak kepada instruktur untuk mengikatnya ke tali. Para instruktur mengenakan tali pengaman yang tampaknya terhubung ke tali pengaman.
Lompat tali adalah olahraga ekstrem yang berbeda dari lompat bungee dalam jenis tali yang digunakan dan gerakan jatuh yang dihasilkan. Lompat bungee menggunakan tali karet elastis yang menciptakan efek pantulan vertikal, sedangkan lompat tali menggunakan tali panjat dengan daya regangan rendah yang mengubah jatuh menjadi ayunan pendulum horizontal.
Peringatan ! Jangan ditiru tindakan/perilaku yang tidak di benarkan tersebut.
PERINGATAN! (konten grafis 18+)
Berikut Rekaman Videonya :


9 komentar
Yg mau main bareng tnggl 24 Juni nanti yuk gabung komunitas kita, WA +62 851-3313-2823
*Area: Jakarta-Bogor-Bandung-Semarang-Surabaya
*Wajib bersih
*No penyakit menular
*Jomblo/tdk berpasangan
*Mau top/bottom (posisi menyesuaikan)
*Diutamakan yg manly/macho/tidk ngondek/tdk melambai mcm boti