Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 2 Agustus 2026, di kawasan Adams Mission, eMbumbulu, sebelah selatan Durban, KwaZulu-Natal, Afrika Selatan. Hal ini dikonfirmasi oleh beberapa media Afrika Selatan yang melaporkan bahwa korban, Celani Zungu, tewas pada hari Minggu, sementara pemberitaan mulai ramai dipublikasikan pada 3 Agustus 2026.
Menurut keterangan pemerintah kota, peristiwa tersebut terjadi saat truk tangki air sedang menjalankan distribusi air bersih ke wilayah yang mengalami krisis pasokan. Sebelum kecelakaan terjadi, sempat terjadi ketegangan antara sopir truk dengan sejumlah warga yang memprotes distribusi air di kawasan tersebut.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat truk mulai bergerak ketika sejumlah warga masih berada di sekitar kendaraan. Celani Zungu kemudian terlindas dan mengalami luka serius. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit oleh keluarganya, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Keluarga korban menuntut keadilan dan meminta pihak berwenang mengusut tuntas penyebab insiden tersebut. Mereka menilai tragedi itu seharusnya dapat dicegah. Salah satu anggota keluarga mengatakan peristiwa tersebut meninggalkan trauma mendalam, terlebih video kejadian terus beredar di media sosial.
Sementara itu, Pemerintah Kota eThekwini menyatakan telah menangguhkan sementara sopir truk tangki air yang terlibat dalam insiden tersebut. Wali Kota eThekwini, Cyril Xaba, mengatakan keputusan itu diambil agar proses investigasi internal dan penyelidikan kepolisian dapat berjalan tanpa hambatan. Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan diumumkan.
Polisi KwaZulu-Natal telah membuka penyelidikan atas dugaan culpable homicide atau kelalaian yang menyebabkan kematian. Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi, rekaman video, serta bukti lainnya untuk memastikan kronologi dan menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Insiden ini juga kembali menyoroti persoalan distribusi air bersih di sejumlah wilayah eThekwini. Warga Adams Mission mengaku telah mengalami gangguan pasokan air selama beberapa hari dan berharap pemerintah segera memperbaiki sistem distribusi agar kejadian serupa tidak terulang.
Menurut keterangan pemerintah kota, peristiwa tersebut terjadi saat truk tangki air sedang menjalankan distribusi air bersih ke wilayah yang mengalami krisis pasokan. Sebelum kecelakaan terjadi, sempat terjadi ketegangan antara sopir truk dengan sejumlah warga yang memprotes distribusi air di kawasan tersebut.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat truk mulai bergerak ketika sejumlah warga masih berada di sekitar kendaraan. Celani Zungu kemudian terlindas dan mengalami luka serius. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit oleh keluarganya, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Keluarga korban menuntut keadilan dan meminta pihak berwenang mengusut tuntas penyebab insiden tersebut. Mereka menilai tragedi itu seharusnya dapat dicegah. Salah satu anggota keluarga mengatakan peristiwa tersebut meninggalkan trauma mendalam, terlebih video kejadian terus beredar di media sosial.
Sementara itu, Pemerintah Kota eThekwini menyatakan telah menangguhkan sementara sopir truk tangki air yang terlibat dalam insiden tersebut. Wali Kota eThekwini, Cyril Xaba, mengatakan keputusan itu diambil agar proses investigasi internal dan penyelidikan kepolisian dapat berjalan tanpa hambatan. Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan diumumkan.
Polisi KwaZulu-Natal telah membuka penyelidikan atas dugaan culpable homicide atau kelalaian yang menyebabkan kematian. Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi, rekaman video, serta bukti lainnya untuk memastikan kronologi dan menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Insiden ini juga kembali menyoroti persoalan distribusi air bersih di sejumlah wilayah eThekwini. Warga Adams Mission mengaku telah mengalami gangguan pasokan air selama beberapa hari dan berharap pemerintah segera memperbaiki sistem distribusi agar kejadian serupa tidak terulang.
Peringatan ! Jangan ditiru tindakan/perilaku yang tidak di benarkan tersebut.
PERINGATAN! (konten grafis 18+)
Berikut Rekaman Videonya :


4 komentar
Ini malah lari ngejar truk.
Ajg emang tolol bgsat