José Calixto dilaporkan menghilang pada Minggu, 14 Juni 2026. Dua hari kemudian, pada Selasa (16/6), jasadnya ditemukan di sebuah sumur di kawasan Novo Horizonte, Distrik Pertama Ji-Paraná. Polisi menyebut korban mengalami tindakan kekerasan berat sebelum jasadnya disembunyikan.
Kasus mulai terungkap setelah warga melaporkan adanya seorang pemuda yang terlihat menggunakan sepeda milik korban. Polisi kemudian mendatangi tempat tinggal Pedro Gabriel. Dalam pemeriksaan, petugas menemukan sepeda dan telepon seluler yang disebut milik José Calixto. Setelah dikonfrontasi dengan temuan tersebut, Pedro Gabriel mengaku telah membunuh korban.
Polisi Temukan Rekaman Setelah Kejadian
Penyelidikan kemudian menemukan materi video pada perangkat elektronik yang berkaitan dengan tersangka. Polisi menyatakan video tersebut direkam setelah pembunuhan dan kemudian dijadikan salah satu barang bukti dalam penyidikan.
Namun, pihak kepolisian tidak mempublikasikan rekaman tersebut karena mengandung materi sensitif. Beberapa media Brasil melaporkan bahwa rekaman itu menjadi salah satu bukti penting dalam perkara.
Motif Disebut Berkaitan dengan Perselisihan Hubungan
Dalam perkembangan penyelidikan, PolÃcia Civil de Rondônia menyimpulkan bahwa pembunuhan tersebut diduga dipicu oleh perselisihan yang berkaitan dengan hubungan pribadi atau asmara. Polisi juga menyimpulkan bahwa tidak terdapat indikasi orang lain ikut melakukan pembunuhan tersebut.
Pedro Gabriel sebelumnya mengatakan bahwa dirinya memiliki hubungan dengan José Calixto. Namun, keluarga korban membantah atau meragukan adanya hubungan asmara tersebut, sehingga keterangan mengenai hubungan keduanya masih harus diperlakukan sebagai bagian dari versi tersangka, bukan fakta yang telah dipastikan pengadilan.
Tersangka Telah Diindikasikan atas Pembunuhan Berencana/yang Diperberat
Setelah penyelidikan selesai, PolÃcia Civil Rondônia mengindikasikan Pedro Gabriel Lima dos Santos atas homicÃdio qualificado atau pembunuhan dengan keadaan yang memberatkan. Berkas perkara kemudian diteruskan kepada Ministério Público, yang akan menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan mengajukan dakwaan ke pengadilan.
Tersangka tetap berada dalam tahanan. Polisi menyatakan penyelidikan tidak menemukan keterlibatan pihak lain dalam pelaksanaan pembunuhan tersebut.
Kasus ini mendapat perhatian luas di Ji-Paraná karena cara korban ditemukan serta adanya rekaman yang disebut dibuat setelah kejadian. Materi visual yang sensitif tidak dipublikasikan oleh kepolisian, sementara proses hukum terhadap tersangka masih berlanjut.
Catatan: Karena Pedro Gabriel masih berstatus tersangka/terdakwa dalam proses hukum, istilah diduga digunakan dalam artikel ini. Keterangan mengenai hubungan asmara antara korban dan tersangka juga belum dapat dianggap sebagai fakta yang telah terbukti karena keluarga korban membantahnya.
Peringatan ! Jangan ditiru tindakan/perilaku yang tidak di benarkan tersebut.
PERINGATAN! (konten grafis 18+)
Berikut Rekaman Videonya :


Posting Komentar