r0KeU5oSmyKqwKizJNrjhU8bDpDd2EMCTD9hyh6V
Bookmark

Siswi 16 Tahun Tewas dalam Kecelakaan di Nglandung Madiun


News - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Pagotan-Nglandung, tepatnya di Desa Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (30/09/2026) sore.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.20 WIB tersebut mengakibatkan seorang siswi berusia 16 tahun, Syafika Rahma Putri, meninggal dunia. Korban diketahui merupakan warga Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.

Kecelakaan Melibatkan Dua Sepeda Motor
Berdasarkan keterangan yang dikutip dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Ipda Andika Cahyono, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda AE 3782 GM yang dikendarai Dinda (17), warga Desa Mruwak, Kecamatan Dagangan, melaju dari arah barat menuju timur.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara tersebut disebut sedang mendahului kendaraan roda empat yang belum diketahui identitasnya. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda AE 2107 RF yang dikendarai Syafika.

Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat, Syafika diduga melakukan pengereman secara mendadak hingga terjatuh. Sepeda motor yang sedang melakukan manuver mendahului kemudian menabrak korban yang terjatuh sehingga terjadi kecelakaan.

Korban Meninggal Dunia
Akibat kecelakaan tersebut, Syafika mengalami luka-luka dan meninggal dunia. Sementara pengendara sepeda motor lainnya, Dinda, dilaporkan tidak mengalami luka dan dalam kondisi sehat.

Petugas Satlantas Polres Madiun kemudian melakukan penanganan di lokasi kejadian dan mengamankan kedua sepeda motor yang terlibat kecelakaan.

Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan sekitar Rp1 juta. Dari analisis awal kepolisian yang dikutip media, pengendara Honda AE 3782 GM diduga kurang berhati-hati saat berkendara.

Terjadi Saat Kondisi Jalan Licin
Informasi lain yang beredar dari rekaman CCTV dan laporan sejumlah kanal menyebutkan kondisi jalan sempat licin setelah hujan. Namun, informasi tersebut tidak tercantum dalam laporan utama yang mengutip keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, sehingga kondisi jalan tersebut sebaiknya diposisikan sebagai informasi tambahan yang masih perlu dikonfirmasi secara resmi.

Kecelakaan tersebut kembali menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk berhati-hati ketika melakukan manuver mendahului, terutama dengan memperhatikan jarak pandang dan kondisi kendaraan dari arah berlawanan.

Sumber kronologi dan data kecelakaan: keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun yang dikutip media.

Peringatan ! Jangan ditiru tindakan/perilaku yang tidak di benarkan tersebut.

PERINGATAN! (konten grafis 18+)
Berikut Rekaman Videonya :
6

6 komentar

Dilarang! Berkomentar Rasis
  • manajer kopdes
    manajer kopdes
    2 Oktober 2026 pukul 20.41
    pengemudi mobil nya amatir gak menerapkan defensif riding kalau liat motor yg berlawanan arah mau nyungsep pasti ada alasannya langsung liat spion menurut gw supir mobilnya harus memberi santunan ke korban yg md dan memberi ganti rugi ke pengendara yg selamat
    • manajer kopdes
      Anonim
      2 Oktober 2026 pukul 21.21
      kenapa supir mobil nya anjr bingung gw
    • manajer kopdes
      Anonim
      2 Oktober 2026 pukul 21.28
      plenger lu yh manajerr kopdes anak anj1nk
    • manajer kopdes
      Anonim
      3 Oktober 2026 pukul 04.17
      kontolol
    • manajer kopdes
      Anonim
      3 Oktober 2026 pukul 07.42
      Gw bukan keluarga si sopir mobil tp gw gedeg baca komentar lu jink
    • manajer kopdes
      Anonim
      3 Oktober 2026 pukul 19.02
      Tolol ngentod jelas jelas cwe yg salah, anj benci gue liat cwe bawa motor udh kaya nyetor nyawa. Kalo mati kaya gini nyalahinnya orang anjing lo
    Reply