Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, menjelaskan bahwa pelaku dan korban telah menjalin hubungan meski terpisah jauh. Pelaku tinggal di Bali, sedangkan korban berada di Batam dan mereka berkomunikasi via aplikasi Line.
"Pelaku memang sudah memiliki niat untuk membunuh. Alasannya adalah karena rasa cemburu. Hubungan antara pelaku dan korban adalah sesama jenis, namun korban juga diketahui berhubungan dengan orang lain," kata Anggoro dalam konferensi pers di Mapolresta Barelang pada Rabu (11/03/2026).
(sumber FB: Btampos)
Merasa dikhianati, pelaku mencari tahu keberadaan korban setelah menerima lokasi melalui fitur berbagi lokasi di aplikasi pesan. Dari situlah, pelaku memutuskan untuk pergi dari Bali menuju Batam untuk mencari korban."Pelaku datang ke Batam dan mengontrak tempat tinggal tidak jauh dari lokasi korban selama sekitar satu minggu. Ia mengawasi aktivitas korban bersama pasangan barunya," jelas Anggoro.
Kompol Debby Tri Andrestian, Kasat Reskrim Polresta Barelang, menambahkan bahwa sebelum menyerang, pelaku sempat mengikuti korban dan pasangannya ke sebuah minimarket sambil membawa senjata yang telah disiapkan.
"Pelaku membawa kayu yang diujungnya terdapat paku dan juga pisau. Namun, rencana untuk menyerang dibatalkan karena minimarket cukup ramai. Setelah korban kembali ke kontrakan, pelaku melanjutkan niatnya untuk menyerang hingga korban meninggal," ujar Debby.
Peringatan ! Jangan ditiru tindakan/perilaku yang tidak di benarkan tersebut.
PERINGATAN! (konten grafis 18+)
Berikut Rekaman Videonya :


1 komentar